Demplot PM-AAS Lamandau Jadi Ruang Belajar Pertanian Modern
LAMANDAU – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah mulai memperkenalkan Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) melalui demonstration plot (demplot) seluas 1 ha di lahan Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) Sei Kelampai, Kabupaten Lamandau (12/8/2026).
Kegiatan peninjauan dan pembinaan demplot dihadiri Direktur Wilayah Kalimantan Tengah, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan sekaligus Kepala Bapperida Kabupaten Lamandau, serta Penanggung Jawab (PJ) Swasembada Pangan wilayah setempat.
Demplot diawali dengan tanam padi menggunakan alat tanam benih langsung (atabela) atau drum seeder yang dilakukan bersama oleh Direktur Wilayah Kalimantan Tengah dan Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lamandau. Pelaksanaan teknis selanjutnya akan dikawal Tim Kerja Penyuluh Wilayah Lamandau bersama Dinas Pertanian dan Perikanan.
Seluruh penyuluh pertanian lingkup Kabupaten Lamandau turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Demplot menjadi sarana pembelajaran bersama sekaligus tempat untuk melihat secara langsung penerapan teknologi mekanisasi dalam budidaya padi.
Melalui demplot ini, BRMP Kalteng mendorong pengenalan teknologi PM-AAS yang mengintegrasikan penggunaan alat dan mesin pertanian dengan penerapan teknik budidaya sesuai kondisi lahan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi budidaya sekaligus memberikan gambaran penerapan pertanian modern kepada penyuluh dan petani.
Pengembangan demplot juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pendampingan di tingkat lapangan. Hasil pengamatan selama proses budidaya nantinya dapat menjadi bahan pembelajaran dalam menentukan teknologi dan metode yang sesuai untuk pengembangan pertanian di Kabupaten Lamandau.
Dengan keterlibatan pemerintah daerah, penyuluh, dan pemangku kepentingan terkait, demplot PM-AAS di Lamandau diharapkan menjadi ruang belajar bersama dalam memperkuat penerapan mekanisasi dan teknologi pertanian sekaligus mendukung peningkatan produktivitas padi dan pencapaian swasembada pangan.